KARYANTARA.COM - Ibarat pepatah, menyelam sambil minum air. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui. Pepatah ini menggambarkan upaya pemajuan mahasiswa dalam menapak teori dan praktik yang menghasilkan pengalaman serta suntikan finansial.
Ternyata langkah-langkah ini telah berlangsung di kampus hijau Universitas Halu Oleo (UHO). Kerja sama tersebut sudah dijajaki antara Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Kizuna Wawonii Indonesia dengan Fakultas Teknik dan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UHO.
Yang terbaru ini tepatnya penanggalan 11 Februari 2026 pihak Fakultas Teknik kembali dikunjungi pihak Daihatsu Jepang dalam hal ini Mr. Hatanaka Tsuyoshi bersama dua orang dari Japan Word Businees, Mr Yunoki dan Mrs. Kasiwabara Sana. Ketiganya didampingi langsung Direktur Utama LPK Kizuna Wawonii, Zubair Rasyid.
Rombongan disambut langsung di gedung Fakultas Teknik dengan tarian empat etnis di Sulawesi Tenggara (Sultra) perpaduan tarian tradisional dari empat suku terbesar: Tolaki, Muna, Buton, dan Moronene. Rombongan kemudian bergeser ke gedung rektorat yang disambut oleh Wakir Rektor Bidang Kerjasama dan Hubungan Masyarakat UHO, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili, M.Si serta Dekan teknik Dr. Ir. Ishak Kadir, ST,.MT.
Dalam pertemuan tersebut dipandu langsung oleh Dirut Kizuna Wawonii yang juga menerjemahkan jalannya diskusi. Prof Takdir membuka pertemuan dengan bahasa Jepang. Selanjutnya diskusi mendalam diterjemahkan oleh Zubair.
Prof Takdir berharap kerja sama terus berlanjut. Manfaatnya sangat besar dan ini akan terus didukung. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan reputasi akademik UHO dan memberikan wawasan global bagi lulusan. Sementara pihak Daihatsu motor kyushu.Co.Ltd telah menerima puluhan mahasiswa dalam program magang. Kunjungan kali ini akan melakukan proses wawancara langsung kepada tiga puluh mahasiswa teknik mesin. Pihaknya akan memutuskan dua puluh mahasiswa untuk lanjut pada tahap berikutnya yang selanjutnya bakal diberangkatkan magang di perusahaan Daihatsu Jepang. “Senang sekali bisa bertemu langsung di kampus ini. Saat ini pihaknya sudah menerima empat kali program internship dan sebentar nanti akan melakukan wawancara langsung kepada tiga puluh mahasiswa untuk persiapan magang angkatan kelima,” kata Mr. Hatanaka Tsuyoshi yang diterjemahkan oleh Zubair.
Zubair juga mengatakan, pihaknya memfasilitasi mahasiswa UHO untuk magang di industri otomotif Jepang, termasuk kunjungan dari Daihatsu Jepang dan JWB. Kerja sama ini mendukung Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) melalui pengalaman kerja nyata di luar negeri. “Kami berharap makin tinggi animo mahasiswa untuk magang ke Jepang,” terangnya.
Penulis: Kalpin


0Komentar