KARYANTARA.COM

Suasana sore di Tower Bank Sultra, Jumat (13/3), tampak berbeda. Menjelang waktu berbuka puasa, puluhan wartawan telah menyemut di lobi utama. Fokus mereka tertuju pada lantai tujuh, di mana para pemegang saham dari 17 kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara tengah menggelar agenda krusial: Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Konferensi pers terlaksana usai buka puasa. Para pejabat buka di lantai dua sementara puluhan wartawan tetap di lantai satu. Dalam sesi konferensi pers tersebut dibuka Kadis Kominfo, Andi Syahrir. Selanjutnya Dirut Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar menjelaskan bahwa pertemuan tersebut terbagi dua hal, pertama RUPS 2025 dan RUPS Luar Biasa 2026. 

Untuk RUPS 2025 selain diikuti Pemda Se-Sultra sebagai pemegang saham, juga diikuti oleh perwakilan BANK Jawa Timur (Jatim) sebagai bagian dari kelompok usaha bersama sejak Desember 2025 berdasarkan keputusan OJK. Andri juga menjelaskan secara rinci terkait RUPS tahun buku 2025 mengalami pertumbuhan positif ketimbang tahun 2024. “Aset kita Rp14,8 Triliun naik 5,3 persen dari tahun 2024. Kemudian penghimpunan dana juga naik 1,85 persen Rp10,3 triliun. Kemudian kredit tersalur Rp9,5 triliun naik 3,25 persen dibanding 2024. Lalu untuk Laba sendiri tumbuh pada posisi Rp 415 miliar. Sehingga hasil keputusan oleh para pemegang saham disepakati pembagian dividen Rp314 miliar,” kata Dirut Bank Sultra sembari menambahkan bahwa salah satu hal yang ingin dicapainya adalah menjadi Bank Regional Champion

Dalam sesi tersebut juga disampaikan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka bahwa RUPS membahas tentang tantangan dan peluang yang terjadi sejak tahun 2024 dan 2025. Serta tawaran 2026 berupa pembagian dividen yang naik 75 persen. Pasangan Hugua ini juga dengan tegas menyampaikan kepada media bahwa mulai tahun 2026 Bank Sultra akan memberikan pinjaman kepada pemerintah daerah yang ingin meminjam uang dalam percepatan pembangunannya. “Jadi Pemda tidak usah lagi meminjam ke pihak lain yang bunganya sangat tinggi. Kita sudah putuskan agar meminjam saja di Bank Sultra yang bunganya terjangkau,” tegas ASR. 

Gubernur juga mengapresiasi kinerja jajaran Bank Sultra yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Mantan Kabinda Sultra juga ini menjelaskan terkait RUPS luar biasa yang terjadi karena ada perubahan struktural  berupa penambahan direksi Bank Sultra. ASR juga menegaskan kepada semua pengusaha yang datang di bumi Anoa agar menggunakan rekening Bank Sultra. 

Di sela-sela kegembiraan atas prestasi bank, Gubernur ASR sempat merespons isu hangat terkait perselisihan antara Bupati Buton Selatan (Busel) dan wakilnya. Dengan nada tenang namun tegas, ia berjanji akan memediasi keduanya setelah momen Lebaran. “Kita akan panggil keduanya. Harapan kita, masalah ini tidak perlu diperuncing demi kondusivitas daerah," tutupnya.

Penulis: Kalpin