KENDARI, KARYANTARA.COM - Rekam jejak pendidikan Arbiansyah Haseng Malapua terbilang prestisius. Di usianya 35 tahun telah meraih gelar tertinggi sebagai doktor ilmu manajemen di Universitas Halu Oleo (UHO). Prestasi yang diraihnya bukan perkara gampang di tengah kesibukannya meniti karir sebagai ASN di bumi Oheo. Arbi memulai karir PNS pada tahun 2019 di sekretariat DPRD Konut dan kini dipercaya sebagai Kapala Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara.
Jejak intelektual alumni SMA 1 Wawotobi ini sejatinya sudah mengakar kuat sejak lama. Ia merupakan jebolan Sarjana dan Magister Ilmu Hukum dari Universitas Hasanuddin (Unhas). Sebelum mendedikasikan diri sepenuhnya sebagai birokrat di Konut, Arbi telah mengasah kemampuan komunikasi dan analisisnya sebagai dosen tetap non-PNS di UHO serta dosen luar biasa di Universitas Muhammadiyah Kendari.
Maka tak heran, dalam ujian promosi doktor yang berlangsung siang tadi, Arbi tampil begitu memukau. Setiap cecaran pertanyaan dari dewan penguji dihadapinya dengan tenang, lugas, dan terstruktur. Jawaban-jawaban cerdas yang dilontarkannya tidak hanya memuaskan para penguji, promotor dan co promotor. Tetapi juga berulang kali memancing apresiasi spontan berupa tepuk tangan dari tim penguji dan tamu undangan yang hadir.
Momen sakral ini turut disaksikan langsung oleh Bupati Konawe Utara, Dr. Ikbar, S.H., M.H., bersama deretan Kepala Dinas lingkup Pemkab Konut yang sengaja datang untuk memberikan dukungan moral.
Di hadapan sidang terbuka yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. La Ode Safuan, M.P., Arbi berhasil mempertahankan disertasinya yang mengangkat realitas birokrasi lokal, berjudul: “Pengaruh Training Effectiveness Terhadap Kinerja Pegawai Dimediasi Komitmen Organisasi dan Dimoderasi Kepuasan Kerja pada Sekretariat Pemerintah Kabupaten Konawe Utara”.
Melalui pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif, Arbi membedah secara ilmiah bagaimana efektivitas pelatihan mampu mendongkrak kinerja pegawai secara signifikan jika dijembatani oleh komitmen organisasi dan diselaraskan dengan kepuasan kerja. Penelitian ini seolah menjadi refleksi nyata dari komitmennya sendiri yang selalu totalitas dalam bekerja. Rekam jejak inilah yang sebelumnya membawa Arbi dianugerahi Penghargaan Bupati Konawe Utara sebagai ASN Teladan Kategori Penyusun Perencanaan Program dan Keuangan Terbaik tahun 2024.
Ketekunan itu berbuah manis. Prof. Dr. Ir. La Ode Safuan, M.P. mengetok palu sidang dan menyatakan promovendus Arbiansyah lulus dengan predikat Cumlaude (Pujian). Indeks Prestasi Kumulatifnya menyentuh angka luar biasa, 3,88, dengan masa studi yang tergolong singkat: dua tahun sebelas bulan. Pencapaian ini juga mendapat legitimasi kuat dari penguji eksternal yang dihadirkan, Prof. Dr. Abdul Razak Munir, SE, M.Si, M.Mktg, C.MP, CMA, CDMP. Bahkan Arbi mendapat tawaran kembali menjadi dosen di UHO atau tetap menjadi ASN Konut dengan bayang-bayang tawaran jabatan mentereng.
Saat diberikan waktu 15 menit untuk menyampaikan sepatah kata pasca-pengukuhan, benteng keteguhan Dr. Arbiansyah akhirnya runtuh. Dengan nada bicara yang terbata-bata dan air mata yang tak lagi bisa dibendung, ia menumpahkan seluruh rasa syukurnya atas perjalanan panjang, kerja keras, dan kerja cerdas yang dilaluinya dengan tekun.
Dalam untaian kalimatnya yang emosional, ia menegaskan bahwa capaian tertinggi ini mustahil diraih tanpa doa restu orang tua, keikhlasan istri tercinta, serta dukungan penuh dari Bupati Konut beserta rekan-rekan sejawatnya di birokrasi.
"Saya sampai pada titik ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Terima kasih Bupati Konut dan juga tentu orang tua serta istri yang telah ikhlas melepas saya bergelut dengan rutinitas perkuliahan," ucap Arbi sambil menyeka air matanya.
Baginya, gelar doktor ini bukanlah akhir dari pencarian, melainkan sebuah bahan bakar baru untuk memberi kontribusi yang lebih besar bagi daerah.
"Insya Allah, raihan ini akan dipersembahkan seluas-luasnya untuk hajat hidup masyarakat Konawe Utara dan tentu bangsa tercinta," pungkasnya disambut tepuk tangan hangat penutup sidang.
Kini, Konawe Utara tidak hanya memiliki seorang ASN teladan dalam urusan perencanaan keuangan, tetapi juga seorang Doktor Ilmu Manajemen yang siap membawa perubahan positif bagi tata kelola pemerintahan ke depan.
Untuk diketahui, pekan lalu Bupati Konut dan Kadis Pendidikan Konut juga telah terlebih dahulu meraih gelar doktor di kampus yang sama. Begitupun pagi hari Senin (13/7/2026) Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Dedeng Desriadi Amiruddin juga meraih gelar doktor di UHO.
Jadi praktis daerah tersebut bertebar doktor. Bupati dua periode Ruksamin juga seorang doktor. Lalu Sekda aktif Safruddin juga seorang doktor. Kadis Pendidikan Konut, Asmadin menyebut sekira lima belasan ASN di bumi Oheo menyandang pendidikan Doktor. “Ini semua berkat dorongan pak Bupati Ruksamin. Saya sendiri menguatkan tekat lanjut kuliah karena dorongan pak Ruksamin. Begitupun dengan Kadis lainnya maupun staf. Ini semua tentu bentuk komitmen menjadikan daerah tercinta agar lebih maju,” terang Asmadin usai menghadiri ujian Arbi.
Penulis: Kalpin


0Komentar