
Nampak ketua DPRD Konut dan wakil dewan lainnya saat menggelar rapat pembahasan pertanggungjawaban APBD tahun 2025 pada Senin (6/7/2026).
KONUT, KARYANTARA.COM — Ruang rapat paripurna Aula Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Konawe Utara (Konut) berjalan sejak sore hingga malam tanpa kehadiran Jalil., S.Hut. Para pejabat daerah, mulai dari Sekretaris Daerah (Sekda) hingga jajaran Kepala Dinas (Kadis), duduk berjejer mengikuti pembahasan penting terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Namun, di antara deretan kursi wakil rakyat, ada satu kursi yang kembali kosong.
Kursi itu milik Jalil, S.Hut, politisi dari Partai Nasdem. Bagi lingkungan internal DPRD Konut, pemandangan kursi kosong ini bukan lagi hal yang mengejutkan. Kemalasan legislator yang satu ini dinilai sudah kelewat batas, bahkan sampai memicu seloroh pahit bahwa ia dianggap bukan lagi bagian dari anggota dewan.
"Catatan di bagian Hukum dan Persidangan Sekretariat Dewan sudah tidak terhitung lagi. Terlalu banyak agenda penting yang dilewatkannya begitu saja," ungkap sebuah sumber di sekretariat dewan, Senin (6/7/2026).
![]() |
| Jalil., S.Hut |
Rekam jejak ketidakhadiran Jalil belakangan ini memang semakin panjang. Pekan lalu, saat Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) krusial yang menghadirkan pihak Dinas Pendidikan dan Bank BRI, Jalil menjadi satu-satunya anggota komisi yang mangkir.
Puncaknya terjadi pada Senin sore hingga malam hari. Ketika seluruh elemen pemerintahan fokus membedah laporan keuangan daerah dalam rapat paripurna Ranperda APBD 2025, Jalil lagi-lagi memilih tidak menampakkan batang hidungnya.
Saat mencoba menelusuri keberadaan sang legislator, sejumlah peserta rapat yang ditemui jurnalis media ini—mulai dari Sekda hingga beberapa Kepala Dinas—kompak menggelengkan kepala. Mereka mengaku sudah sangat lama tidak pernah melihat Jalil hadir dalam rapat-rapat kedewanan.
Sikap tidak disiplin yang dipertontonkan politisi Nasdem ini akhirnya memantik respons dari pimpinan dewan. Ketua DPRD Konut, Herman Sewani mengatakan sudah lama tugas-tugas dewannya terabaikan.
Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini hanya bisa menghela napas panjang saat dimintai tanggapan oleh awak media. Herman berharap, sekiranya Jalil masih menghargai mandat rakyat, ia bisa meluangkan waktu untuk mengemban tugas-tugas prinsipil seperti rapat paripurna.
"Saya tidak bisa komentar jauh-jauh lagi. Dia sudah terlalu lama dan jarang sekali menjalankan tugasnya," ujar Herman dengan nada kecewa.
Laporan: Ardi
Editor: Kalpin

0Komentar