KONUT, KARYANTARA.COM - Bumi Oheo menjadi Kabupaten pada tahun 2007. Sembilan belas tahun daerah ini menapaki sebagai daerah otonom dikenal sebagai penghasil nikel terbesar di jazirah Sultra. Kondisi ini membuat daerah tersebut diserbu banyak pekerja dan diikuti ragam masalah. Aksi demonstrasi dan ragam masalah bukanlah perkara mudah untuk diatasi. Namun sejak terbentuknya Polres sejak enam tahun lalu kondisi Kamtibmas mulai terpetakan.
Sejak kepemimpinan Kapolres pertama AKBP Achmad Fathul Ulum, AKBP Priyo Utomo hingga kini AKBP Rico Fernanda kondisi bumi Oheo terbilang kondusif. Berbagai perkara yang menjadi penyakit masyarakat seperti pencurian dan tindak kejahatan lainnya ditangani dengan sigap.
Kini pada 1 Juli 2026 insan Bhayangkara bumi Oheo sedang bergembira merayakan hari jadinya yang ke-80 tahun. Perayaan tersebut berlangsung di lapangan upacara Pemda Konut. Polres Konut dan empat Polseknya berkumpul di tempat tersebut merayakan hari lebarannya.
Kapolres Konut, Rico Fernanda bertindak sebagai inspektur upacara membacakan sambutan Presiden Prabowo yang menekankan bahwa Polri bukan hanya penjaga keamanan, penegak hukum melainkan pengabdi tanpa batas. Hal ini sesuai dengan tema hari ulang tahunnya yakni “80 tahun mengabdi, Polri untuk masyarakat”.
“Dalam setiap hela nafas insan Bhayangkara adalah pengabdian. Olehnya harus mampu menjadi institusi kepolisian yang modern yang bekerja berbasis data, prediktif, kolaboratif dan yang terpenting berorientasi pada pelayanan publik. Polri juga bertransformasi agar lebih profesional, humanis, responsif dan prediktif,” tegas Kapolres.
Upacara yang dihadiri Bupati, Wabup, Dandim, Kasi Pidsus Kejari Konawe serta unsur forkopimda menandai eratnya kebersamaan. Usai upacara yang dilanjutkan foto bersama lalu ramah tamah di aula kantor bupati makin menguatkan harmonisasi.
Bupati Konut, Dr. Ikbar mengapresiasi atas capaian kinerja yang baik oleh tim Polres Konut, di mana sukses menekan angka kriminalitas, pengungkapan kasus-kasus kejahatan seperti pencurian, narkoba, serta memberikan pengamanan maksimal di masyarakat.
Disamping itu, ia juga menekankan peran strategis Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga Kamtibmas. Ia menyebut sinergi antara Pemda dan Polri, khususnya di Bumi Oheo selama ini menjadi salah satu bagian dari kunci keberhasilan pembangunan daerah.
Selain Dandim 1430/Konut Letkol KAV Kuswara yang hadir dalam momen upacara dan ramah tamah juga unsur pimpinan Kejari Konawe, unsur pimpinan TNI AL, perwakilan Pengadilan Negeri, Basarnas, Kapos BIN, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dari pihak perusahaan pertambangan juga turut membersamai.
Penulis: Kalpin


0Komentar