KENDARI – Etos ID Kendari berkomitmen menghadirkan pembinaan mahasiswa yang berkualitas. Salah satunya melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengelolaan Pembinaan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada 10–12 Juli 2026, yang merupakan bagian dari agenda serentak nasional Etos ID di seluruh wilayah pembinaan. Ini sebagai upaya memastikan kualitas program terus berkembang sesuai kebutuhan awardee dan tantangan zaman.
Selama tiga hari pelaksanaan, proses monitoring tidak hanya berfokus pada pencapaian indikator program, tetapi juga menjadi ruang refleksi bersama untuk mengkaji efektivitas pembinaan melalui pendekatan evidence-based mentoring. Evaluasi secara menyeluruh di berbagai aspek, mulai dari hasil assessment perkembangan awardee, efektivitas coaching dan mentoring, identifikasi kesenjangan proses pembinaan, pemetaan tantangan wilayah, hingga faktor-faktor yang mendukung keberhasilan program.
Tidak hanya itu, tim manajemen pusat juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Social Project inisiasi para awardee. Evaluasi berfokus pada dampak nyata di masyarakat, keberlanjutan program, serta inovasi yang dapat dikembangkan agar proyek sosial tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi solusi atas persoalan sosial di lingkungan sekitar.
Tim Etos ID Pusat, Rista Damayanti Anggraini, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dari budaya belajar organisasi yang terus dikembangkan Etos ID.
"Monev bukan sekadar mengevaluasi angka atau capaian program, tetapi menjadi ruang refleksi untuk melihat bagaimana proses pembinaan benar-benar berdampak terhadap perkembangan setiap awardee. Di Kendari kami melihat adanya perkembangan yang positif, baik dari kualitas pendampingan, peningkatan kapasitas kepemimpinan awardee, hingga tumbuhnya budaya kolaborasi melalui berbagai program sosial. Ke depan, kami merekomendasikan penguatan assessment berbasis kompetensi, optimalisasi coaching personal, serta pengembangan jejaring alumni agar dampak pembinaan semakin luas dan berkelanjutan," jelasnya.
Menurutnya, hasil evaluasi di setiap wilayah akan menjadi dasar penyusunan strategi nasional Etos ID. Agar pembinaan tetap adaptif terhadap perubahan lingkungan pendidikan, dunia kerja, dan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Fasilitator Etos ID Kendari, Mardani Syarif, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh proses pembinaan berjalan secara terarah, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi perkembangan awardee.
"Setiap proses pembinaan harus dapat dipertanggungjawabkan melalui data dan perubahan yang nyata. Karena itu, Monev menjadi instrumen strategis untuk melihat sejauh mana awardee berkembang, bagaimana efektivitas metode pendampingan yang kami lakukan, serta apa saja yang perlu diperbaiki. Feedback dari Tim Pusat menjadi bekal berharga bagi Etos ID Kendari untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat inovasi program, dan melahirkan generasi muda yang memiliki karakter kepemimpinan, kompetensi, serta kepedulian sosial yang tinggi," jelas Dhani, sapaan akrabnya.
Ia menambahkan, evaluasi juga memperkuat sinergi antara fasilitator, awardee, alumni, dan manajemen pusat sehingga proses pembinaan tidak hanya berorientasi pada keberhasilan akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kesiapan menjadi pemimpin di masa depan.
Bagi para awardee, monitoring dan evaluasi menjadi kesempatan untuk menyampaikan pengalaman sekaligus aspirasi terhadap proses pembinaan yang mereka jalani. Salah seorang Awardee Angkatan 2025, Zaidatun Nadila, mengaku memperoleh banyak manfaat dari forum evaluasi tersebut.
"Monev membuat kami merasa menjadi bagian dari proses pengembangan program. Kami bisa menyampaikan pengalaman, tantangan, dan harapan secara langsung. Dari sini kami belajar bahwa evaluasi bukan untuk mencari kekurangan, tetapi untuk memastikan kami terus bertumbuh. Kami juga semakin memahami bahwa setiap masukan yang diberikan akan menjadi dasar perbaikan sehingga pembinaan Etos ID semakin relevan dengan kebutuhan awardee," katanya.
Sebagai program pembinaan mahasiswa binaan Dompet Dhuafa yang telah hadir di Kendari sejak 2018, Etos ID terus mengembangkan sistem pembinaan berbasis karakter, kepemimpinan, prestasi akademik, dan pengabdian masyarakat. Melalui Monitoring dan Evaluasi yang dilakukan secara berkala, Etos ID memastikan setiap program berjalan secara terukur, adaptif, dan berorientasi pada dampak.
Rangkaian Monitoring dan Evaluasi ini kemudian ditutup dengan pelaksanaan Wisuda dan Lepas Juang Awardee Etos ID Kendari Angkatan 2022, sebagai simbol keberhasilan proses pembinaan selama empat tahun. Semangat evaluasi yang berkelanjutan diharapkan menjadi fondasi bagi Etos ID Kendari untuk terus mencetak sumber daya manusia unggul yang siap memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Sulawesi Tenggara dan Indonesia.

0Komentar