KARYANTARA.COM

Entah siapa yang lemah dalam pengawasan pembangunan masjid raya Konawe Kepulauan. Progresnya hingga akhir November ini cuma 65 persen. Sebulan lagi kontraknya habis di Desember. Mega proyek multiyears ini dimulai peletakan batu pertamanya tahun 2024 dengan kucuran anggaran Rp20 miliar. Lalu kembali di alokasikan Rp26 miliar tahun ini.


Pembahasan anggaran pembangunan masjid Al-Amal telah disetujui DPRD Konkep periode 2019-2024 yang disahkan menjadi Perda.  Masjid ini digadang-gadang jadi icon daerah yang akan mempercantik wajah ibukota Langara

Namun sayangnya, bangunan Masjid ini dikhawatirkan tidak selesai tepat waktu. Untuk memastikan kondisi terkini bangunan tersebut, Kajari Konawe bersama rombongan yang didampingi langsung bupati, wakil bupati serta Sekda meninjau masjid tersebut. 

Saat tiba di lokasi masjid, Kajari Konawe, Fachrizal mencerca penanggungjawab kegiatan dengan sejumlah pertanyaan. Terkait progres yang rendah, pekerja yang tidak stay bekerja serta meminta kontraktornya untuk membuat jadwal kerja baru agar terukur progres pekerjaan yang tersisa sebulan ini. “Awalnya proyek ini masuk dalam pendampingan kami tapi harus kami hentikan karena pihak kontraktor tidak intens melaporkan perkembangan pekerjaannya. Namun, walau demikian tetap kami bantu pemerintah daerah,” jelasnya kepada sejumlah Wartawan saat sesi wawancara doorstop, Rabu siang (27/11/2025).


Laporan: Lisman